Pencegahan Demensia

anak berbicara dengan ibunya

Tidak terdapat cara pasti dalam mencegah terjadinya demensia, tetapi ada beberapa langkah yang dapat Anda lakukan yang mungkin dapat membantu, masih diperlukan lebih banyak penelitian, tetapi mungkin akan terdapat manfaat jika melakukan hal-hal berikut ini :

  • Jaga pikiran agar tetap aktif. Berbagai aktivitas yang merangsang mental, seperti membaca, memecahkan teka-teki, bermain permainan kata dan latihan-latihan memori dapat menunda munculnya demensia dan mengurangi efek yang ditimbulkannya.
  • Aktif secara fisik dan sosial. Aktivitas-aktivitas fisik dan interaksi-interaksi sosial dapat menunda timbulnya demensia dan mengurangi gejala-gejalanya, bergeraklah lebih banyak dan targetkan berolahraga selama 150 menit seminggu.
  • Berhenti merokok. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa merokok pada usia paruh baya dan seterusnya dapat meningkatkan resiko demensia dan berbagai kondisi yang berkaitan dengan pembuluh darah, dengan berhenti merokok dapat mengurangi resiko dan meningkatkan kesehatan Anda.
  • Asupan vitamin yang cukup. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa orang dengan kadar vitamin Dyang rendah dalam darah memperbesar terkena penyakit Alzheimer dan bentuk-bentuk demensia lainnya, Anda bisa mendapatkan asupan vitamin D melalui makanan, suplemen dan paparan sinar matahari di waktu tertentu.
  • Kelola faktor-faktor resiko kardiovaskular. Tangani atau obati tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, diabetes dan indeks masa tubuh yang tinggi.
  • Rawat kondisi kesehatan. Temui dokter Anda untuk mendapatkan perawatan jika Anda mengalami gangguan kecemasan, pendengaran atau depresi.
  • Pertahankan pola makan sehat. Makan makanan sehat sangat penting karena berbagai alasan kesehatan menguntungkan yang menyertai, termasuk demensia, Anda bisa mencoba diet ala mediterania yang baik untuk menurunkan resiko terkena demensia.
  • Tidur berkualitas. Bicarakan dengan dokter jika Anda mendengkur dengan keras atau mengalami periode-periode dimana Anda berhenti bernapas atau terengah-engah ketika tidur.

Referensi

Pengertian | Gejala | Penyebab | Faktor Resiko | Komplikasi | Pencegahan | Pengobatan