Insecure

Setiap orang terkadang dapat merasa seperti sedikit tidak yakin, sebagai seorang manusia, kita selalu berpikir, dan beberapa dari pikiran kita dipenuhi dengan berbagai keraguan, hal ini dapat menyebabkan pikiran yang tidak aman, terlalu banyak rasa yang tidak aman dapat menimbulkan atau menyebabkan permasalahan yang lain, terutama dalam hubungan dan kehidupan sehari-hari, namun, terdapat beberapa cara untuk mengatasi pikiran insecure atau tidak aman Anda sehingga dapat menjalani hidup dengan lebih percaya diri.

Apa itu Insecure?

Insecure adalah sebuah perasaan tidak mampu, tidak cukup baik atau ketidakpastian yang dapat menghasilkan rasa cemas terhadap tujuan, hubungan dan kemampuan Anda dalam menangani situasi tertentu.

Setiap orang pasti akan berurusan dengan perasaan tidak aman atau insecure dari waktu ke waktu, hal ini bisa muncul di berbagai bidang kehidupan dan bisa berasal dari berbagai sebab, mungkin dapat berasal dari suatu peristiwa traumatis, sebuah pola dari pengalaman-pengalaman sebelumnya, kondisi sosial atau berbagai lingkungan seperti sekolah, tempat kerja dan rumah.

Di lain sisi, insecurity tidak memiliki penyebab eksternal, sebaliknya, insecure bisa muncul sebagai sebuah ciri dari kepribadian atau proses kimiawi yang terdapat di otak.

Dengan memahami sifat dari ketidakamanan dapat membantu Anda dalam mengelola diri sendiri dan mampu menawarkan dukungan bagi mereka yang membutuhkan.

Jenis Insecure

Insecure memiliki potensi area yang tidak terbatas, selain itu, perasaan tidak aman sering kali dapat merembet dari satu bidang kehidupan menuju bidang kehidupan lainnya, namun, terdapat beberapa jenis insecure yang sering muncul pada banyak orang, berikut diantaranya :

Insecure Dalam Hubungan

Salah satu jenis insecure yang paling umum terjadi biasanya berkaitan dengan hubungan atau keterikatan, teori keterikatan berawal dari keinginan dalam menghubungkan pola-pola yang terdapat pada anak usia dini dengan pola-pola hubungan dan ekspektasi di kemudian hari, ketika sutu “sosok-sosok keterikatan” yang dimiliki seorang anak, biasanya orang tua yang tidak dapat diandalkan dan mendukung, membuat anak tersebut sering merasakan ketidak amanan, sehingga membentuk sebuah citra diri dan sesosok panutan yang negatif, dan anak tersebut cenderung akan mengalami tekanan emosional yang lebih besar di kemudian hari.

Insecure dalam hubungan atau keterikatan tidak hanya atau harus muncul sejak masa kanak-kanak, insecure ini juga bisa muncul dalam pengalaman apa pun dan di mana pun atau bisa juga suatu ketidak amanan seseorang merusak rasa keamanan seseorang yang berada dalam hubungan terdekatnya.

Insecure Dalam Pekerjaan

Insecure dalam pekerjaan dapat terjadi ketika Anda cemas terhadap kelanjutan pekerjaan Anda atau tentang kelanjutan dari manfaat tertentu yang melekat pada pekerjaan Anda, hal ini dapat dipicu oleh kecemasan atas kinerja pekerjaan Anda sendiri atau kecemasan yang disebabkan oleh beberapa faktor yang berada di luar kendali Anda, seperti kondisi ekonomi, tren industri, konflik di tempat kerja atau kebangkrutan perusahaan.

Tingkat pengangguran yang tinggi dan pekerjaan yang bersifat sementara dapat meningkatkan ketidakamanan kerja dalam skala nasional dan mampu berkontribusi pada berbagai masalah kesehatan mental yang meluas.

Insecure Dalam Penampilan

Sumber ketidakamanan yang umum terjadi adalah penampilan fisik, banyak orang yang merasa tidak aman terhadap penampilan mereka sendiri dan mempertanyakan apakah mereka telah memenuhi penampilan ideal yang seperti mereka inginkan, hal ini tidak ada hubungannya antara kesehatan tubuh atau penampilan tubuh yang sebenarnya terhadap insecure dala penampilan, setiap orang dari berbagai tipe tubuh dapat mengalami jenis insecure yang satu ini.

Insecure Dalam Kehidupan Sosial

Jenis insecure yang sering terjadi adalah bagaimana diri kita dipandang oleh rekan-rekan kita dan bagaimana cara kita berinteraksi dengan mereka, rasa tidak aman ini bisa menjadi masalah yang berulang atau dapat berkembang menjadi suatu gangguan kecemasan sosial atau fobia sosial yang parah.

Referensi

Pengertian | Tanda atau Gejala | Cara Mengatasi