Penyebab Insomnia

Insomnia bisa menjadi sebuah masalah utama atau mungkin terkait dengan kondisi kesehatan lainnya, insomnia kronis biasanya merupakan akibat dari stres, kejadian atau kebiasaan-kebiasaan yang mengganggu tidur, mengobati berbagai penyebab yang mendasarinya dapat mengatasi insomnia, tetapi terkadang ada beberapa kasus insomnia yang bertahan hingga bertahun-tahun.

Beberapa penyebab umum dari insomnia kronis diantaranya :

  • Stres. Rasa khawatir terhadap pekerjaan, sekolah, kesehatan, keuangan atau keluarga dapat membuat pikiran Anda tetap aktif di malam hari, sehingga menyebabkan Anda sulit untuk tidur.
  • Berbagai Peristiwa atau Trauma Hidup yang Penuh Tekanan. Seperti kematian atau penyakit yang di derita oleh orang yang dicintai, perceraian atau kehilangan pekerjaan juga dapat menyebabkan insomnia.
  • Jadwal perjalanan atau jadwal kerja. Ritme sirkadian Anda bertindak sebagai jam internal, yang memandu hal-hal seperti siklus tidur-bangun, metabolisme dan suhu tubuh Anda, ritme sirkadian yang terganggu dapat menyebabkan insomnia, diantara penyebab terganggunya ritme sirkadian diantaranya adalah jet lag karena bepergian melintasi beberapa zona waktu, bekerja lembur atau shift pagi atau bisa juga karena terlalu sering berganti shift.
  • Kebiasaan Tidur yang Buruk. Kebiasaan tidur yang buruk meliputi jadwal tidur yang tidak teratur, tidur pada siang hari, berbagai aktivitas yang merangsang sebelum waktu tidur, lingkungan tidur yang tidak nyaman dan menggunakan tempat tidur untuk bekerja, makan, menonton TV, komputer, video game atau menggunakan ponsel sesaat sebelum waktu tidur dapat mengganggu siklus tidur Anda.
  • Makan Terlalu banyak di Malam Hari. Bukan suatu masalah untuk makan camilan ringan sebelum tidur, tetapi jika Anda makan terlalu banyak dapat membuat Anda merasa tidak nyaman secara fisik ketika berbaring.

Insomnia yang kronis juga dapat dikaitkan dengan berbagai kondisi medis atau penggunaan obat-obatan tertentu, mengobati kondisi medis terkait dapat membantu meningkatkan kualitas tidur, tetapi insomnia dapat bertahan setelah kondisi media membaik.

Penyebab tambahan dari insomnia yang sering terjadi diantaranya :

  • Gangguan kesehatan mental. Gangguan kecemasan, seperti gangguan stres pascatrauma, dapat mengganggu tidur Anda, bangun tidur terlalu dini bisa menjadi sebuah tanda dari depresi, insomnia juga sering terjadi bersama dengan beberapa gangguan kesehatan mental lainnya.
  • Pengobatan. Banyak obat dari resep yang dapat mengganggu kualitas tidur, seperti antidepresan tertentu, obat asma atau obat untuk tekanan darah, banyak obat yang dijual bebas seperti beberapa obat pereda nyeri, alergi dan obat flu dan produk-produk penurun berat badan mengandung kafein dan berbagai stimulan lainnya yang dapat mengganggu tidur.
  • Berbagai kondisi medis. Contoh beberapa kondisi medis yang terkait dengan insomnia diantaranya termasuk nyeri kronis, kanker, diabetes, penyakit jantung, asma, penyakit gastroesophageal reflux (GERD), tiroid yang terlalu aktif, penyakit Parkinson dan penyakit Alzheimer.
  • Gangguan yang Terkait Tidur. Apnea tidur dapat menyebabkan Anda berhenti bernapas secara berkala di sepanjang malam, sehingga mengganggu tidur Anda, sindrom kaki gelisah juga dapat menyebabkan sensasi yang tidak menyenangkan di bagian kaki Anda dan keinginan yang hampir tidak tertahankan untuk menggerakkan kaki, yang sangat mungkin membuat Anda menjadi sulit tidur.
  • Hindari kafein sebelum tidur. Kopi, teh, cola dan minuman berkafein lainnya adalah stimulan, meminumnya di sore hari atau malam hari dapat membuat Anda sulit untuk tertidur pada malam harinya, nikotin yang terdapat dalam produk-produk tembakau juga merupakan sebuah stimulan lain yang dapat mengganggu tidur.

Insomnia dan Penuaan

Insomnia menjadi lebih umum seiring dengan bertambahnya usia, seiring bertambahnya usia Anda mungkin akan mengalami :

  • Perubahan pola tidur. Tidur sering kali menjadi kurang nyenyak denga bertambahnya usia, kebisingan atau suara-suara lain di sekitar Anda kemungkinan besar dapat membangunkan Anda dari tidur, seiring bertambahnya usia, jam internal Anda sering meningkat, sehingga Anda lebih cepat merasa lelah di malam hari dan bangun lebih awal di pagi hari, tetapi orang tua pada umumnya masih membutuhkan jumlah tidur yang sama seperti orang yang lebih muda.
  • Perubahan aktivitas. Anda mungkin menjadi kurang aktif secara fisik atau sosial, kurangnya aktivitas dapat mengganggu tidur malam yang nyenyak, selain itu, semakin kurang aktif Anda, semakin besar kemungkinan Anda untuk tidur siang setiap harinya, yang akhirnya dapat mengganggu tidur Anda di malam hari.
  • Perubahan kondisi kesehatan. Nyeri kronis yang diakibatkan dari berbagai kondisi kesehatan seperti artritis, masalah punggung, depresi atau kecemasan dapat mengganggu tidur, berbagai masalah yang dapat meningkatkan kebutuhan ajan buang air kecil di malam hari, seperti masalah prostat atau kandung kemih dapat mengganggu tidur, apnea tidur dan sindrom kaki gelisah menjadi hal yang lebih umum terjadi dengan seiring bertambahnya usia.
  • Konsumsi obat yang lebih banyak. Para orang yang berusia lanjut biasanya menggunakan lebih banyak obat resep dibandingkan dengan mereka yang masih berusia muda, sehingga dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya insomnia yang terkait dengan obat-obatan.

Insomnia Pada Anak-anak dan Remaja

Masalah tidur juga bisa menjadi sebuah perhatian bagi kelompok anak-anak dan remaja juga, namun, beberapa anak dan remaja hanya mengalami kesulitan untuk tidur atau menolak waktu tidur yang teratur karena jam internal mereka berjalan lebih lambat, mereka cenderung ingin tidur lebih larut.

Faktor Resiko Dari Insomnia

Hampir semua orang akan mengalami suatu malam tanpa tidur sesekali waktu, namun Anda lebih berpeluang lebih besar untuk mengalami insomnia jika :

  • Anda seorang wanita. Pergeseran hormon selama siklus menstruasi dan menopause mungkin berperan, selama menopause, keringat malam dan hot flash sering mengganggu tidur, insomnia juga umum terjadi pada kehamilan.
  • Gangguan kesehatan fisik atau mental. Banyak masalah yang mempengaruhi kesehatan mental atau fisik yang dapat mengganggu tidur.
  • Berusia di atas 60 tahun. Karena perubahan pola tidur dan kesehatan, resiko terjadinya insomnia meningkat seiring dengan bertambahnya usia.
  • Anda sedang stres berat. Berbagai waktu dan peristiwa yang dapat menyebabkan insomnia sementara, stres berat atau berkepanjangan dapat menyebabkan insomnia yang kronis.
  • Tidak memiliki jadwal yang teratur. Misalnya, shift atau giliran kerja di tempat kerja Anda atau jadwal bepergian dapat mengganggu siklus tidur-bangun Anda.

Referensi

Pengertian | Gejala | Penyebab | Diagnosis | Pengobatan | Pencegahan