Introvert

pria ketakutan

Introversi adalah sebuah ciri kepribadian yang ditandai dengan fokus pada perasaan internal daripada sumber-sumber stimulasi eksternal, introvert dan ekstrovert sering kali dipandang sebagai dua hal yang saling berlawanan, namun pada kenyataannya, sebagian besar orang berada ditengah-tengahnya.

Walaupun jumlah orang yang masuk ke dalam kategori introvert berjumlah sekitar 25 hingga 40 persen dari populasi dunia, masih banyak terdapat kesalahan dalam memahami tipe kepribadian ini, penting juga untuk dicatat bahwa introversi tidaklah sama dengan kecemasan sosial atau rasa malu, menjadi seorang introvert tidak juga langsung berarti Anda sebagai sosok seorang yang cemas dan pemalu secara sosial.

Pengertian Introvert

Introversi merupakan salah satu ciri kepribadian yang banyak terdapat di banyak teori kepribadian, orang-orang yang introvert memiliki kecenderungan untuk fokus ke dalam, lebih fokus pada pikiran, perasaan dan suasana hati internal daripada mencari suatu stimulasi eksternal.

Introversi pada umumnya dipandang sebagai bagian dari sebuah kontinum bersama dengan ekstroversi, introversi berada di satu ujung skala, sedangkan ekstroversi berada di ujung yang lain.

Istilah introversi dan ekstroversi (juga sering dibaca ekstraversi) dipopulerkan melalui karya Carl Jung dan kemudian menjadi bagian dari teori-teori terkemuka lainnya, menurut banyak teori kepribadian, setiap orang memiliki tingkat intorversi dan ekstroversi, namun, tiap orang memiliki kecenderungan untuk condong kepada salah satunya.

Introvert cenderung lebih pendiam dan mawas diri, tidak seperti seorang ekstrovert yang memperoleh energi dari interaksi sosial, seorang introvert harus mengeluarkan energi dalam berbagai situasi sosial, setelah menghadiri suatu pesta atau menghabiskan waktu bersama sekelompok besar orang, seorang introvert sering kali perlu untuk “mengisi ulang” energinya dengan menghabiskan waktu sendirian.

Referensi

Pengertian | Gejala | Penyebab | Introversi Vs. Rasa Malu