Manfaat Kafein

Meningkatkan Mood dan Fungsi Otak

manfaat kafein bagi otak

Kafein memiliki kemampuan dalam memblokir molekul pemberi sinyal ke otak, adenosin, hal ini menyebabkan peningkatan relatif pada molekul-molekul pemberi sinyal lainnya, seperti dopamin dan norepinefrin, perubahan pesan otak ini dianggap bermanfaat bagi suasana hati dan funsi otak Anda.

Salah satu ulasan kesehatan melaporkan bahwa setelah para peserta penelitian mengkonsumsi sekitar 37,5-40 mg kafein, mereka mengalami peningkatan kewaspadaan, ingatan jangka pendek dan peningkatan waktu dalam bereaksi.

Selain itu sebuah penelitian mengaitkan minum 2-3 cangkir kopi berkafein per hari dengan resiko bunuh diri 45% lebih rendah, penelitian lainnya melaporkan resiko depresi 13% lebih rendah pada para konsumen minuman berkafein.

Namun, dalam hal suasana hati, lebih banyak kafein ternyata belum tentu lebih baik, sebuah penelitian menemukan bahwa satu cangkir kopi kedua tidak menghasilkan manfaat yang lebih lanjut kecuali dikonsumsi setidaknya 8 jam setelah cangkir pertama.

Minum antara 3-5 cangkir kopi per hari atau lebih dari 3 cangkir teh per hari juga dapat mengurangi resiko dari berbagai penyakit seperti Alzheimer dan Parkinson hingga sebesar 28-60%, perlu juga diketahui bahwa kopi dan teh mengandung senyawa-senyawa bioaktif lainnya, selain kafein, yang kemungkinan juga memiliki berbagai manfaat.

Meningkatkan Metabolisme dan Pembakaran Lemak

perut gendut berlemak

Karena kemampuannya merangsang sistem saraf pusat, kafein juga dapat meningkatkan metabolisme hingga 11% dan meningkatkan pembakaran lemak hingga 13%, secara praktis, dengan mengkonsumsi 300 mg kafein perhari akan memungkinkan Anda membakar sebesar 79 ekstra kalori setiap harinya.

Jumlah ini mungkin tampak kecil, tetapi setara dengan jumlah kelebihan kalori yang menyebabkan kenaikan berat badan tahunan rata-rata sebesar 1 kg di Amerika Serikat, namun, sebuah studi yang berlangsung selama 12 tahun terhadap kafein dan penambahan berat badan, mencatat bahwa para peserta yang minum kopi paling banyak, memiliki hasil hanya 0,4-0,5 kg lebih ringan pada akhir penelitian.

Meningkatkan Kinerja Berolahraga

pasangan berolahraga

Ketika berolahraga, kafein dapat meningkatkan penggunaan lemak sebagai bahan bakarnya, hal ini bermanfaat karena dapat membantu glukosa yang disimpak di otot-otot dapat bertahan lebih lama, berpotensi untuk menunda waktu yang dibutuhkan otot-otot Anda untuk mencapai kelelahan.

Kafein juga dapat meningkatkan kontraksi pada otot dan meningkatkan toleransi terhadap rasa lelah, para peneliti telah mengamati bahwa dosis sebanyak 5 mg per kg berat badan dapat meningkatkan kinerja dari daya tahanu hingga 5% bila dikonsumsi 1 jam sebelum berolahraga, dosis sebesar 3 mg per kg munkin sudah cukup untuk mendapatkan manfaat ini.

Terlebih lagi, berbagai penelitian telah melaporkan manfaat serupa dalam sebuah bentuk olahraga tim, latihan-latihan dengan intensitas tinggi dan latihan-latihan ketahanan, akhirnya, kafein juga dapat mengurangi beban atau tenaga yang dirasakan selama melakukan olahraga atau latihan hingga 5,6% sehingga dapat membuat latihan terasa lebih mudah.

Melindungi Dari Penyakit Jantung dan Diabetes

manfaat kopi bagi diabetes dan jantung

Terlepas dari apa yang mungkin telah Anda dengar, kafein tidak meningkatkan resiko dari penyakit jantung, faktanya, bukti menunjukkan resiko penyakit jantung yang lebih rendah sebanyak 16-18% pada para pria dan wanita yang mengkonsumsi 1-4 cangkir kopi tiap harinya.

Penelitian lainnya menunjukkan bahwa minum 2-4 cangkir kopi atau teh hijau tiap hari telah dikaitkan dengan resiko stroke sebesar 14-20% lebiih rendah, satu hal yang perlu diingat adalah kafein dapat sedikit meningkatkan tekanan darah pada sebagian orang, namun, efek ini umumnya terhitung kecil (3-4 mmHg) dan cenderung akan mereda bagi kebanyakan orang ketika mereka mengkonsumsi kopi secara teratur.

Kafein juga dapat melindungi dari diabetes, sebuah tinjauan mencatat bahwa mereka yang minum kopi paling banyak, memiliki resiko hingga 29% lebih rendah terkena penyakit diabetes tipe 2, demikian pula pada mereka yang mengkonsumsi paling banyak kafein, memilik resiko hingga 30% lebih rendah terhadap penyakit ini.

Para penulis dari penelitian ini mengamati bahwa resiko tersebut turun 12-14% untuk setiap 200 mg kafein yang dikonsumsi, menariknya, mengkonsumsi kopi tanpa kafein juga dikaitkan dengan resiko diabetes sebesar 21% lebih rendah, hal ini menunjukkan bahwa senyawa-senyawa bermanfaat lainnya yang terdapat dalam kopi juga dapat melindungi seseorang dari penyakit diabetes tipe 2.

Berbagai Manfaat Kesehatan Lainnya Dari Kopi

kafein

Mengkonsumsi kopi terkait dengan beberapa manfaat kesehatan lainnya :

  • Perlindungan hati. Kopi dapat mengurangi resiko kerusakan hati (sirosis) sebanyak 84%, dapat memperlambat perkembangan penyakit, meningkatkan respon terhadap pengobatan dan menurunkan resiko dari kematian dini.
  • Umur panjang. Dengan minum kopi dapat menurunkan resiko kematian dini sebanyak 30%, terutama bagi para wanita dan para penderita diabetes.
  • Menurunkan resiko kanker. Minum 2-4 cangkir kopi per hari dapat mengurangi resiko dari kanker hati hingga 64% dan resiko dari kanker kolorektal hingga 38%.
  • Perlindungan kulit. Mengkonsumsi 4 cangkir kopi berkafein per hari dapat menurunkan resiko dari kanker kulit hingga 20%.
  • Mengurangi resiko MS. Para peminum kopi kemungkinan memiliki resiko hingga 30% lebih rendah terkena multiple sclerosis, namun, tidak semua penelitian spakat akan hal ini.
  • Pencegahan asam urat. Minum 4 cangkir kopi secara teratur tiap harinya dapat mengurangi resiko dari perkembangan asam urat hingga 40% pada pria dan 57% pada wanita.
  • Kesehatan usus. Mengkonsumsi 3 cangkir kopi sehari selama 3 minggu dapat meningkatkan jumlah dan aktivitas bakteri yang menguntungkan pada usus.

Perlu diketahui, bahwa kopi juga mengandung berbagai zat lain yang dapat meningkatkan kondisi kesehatan, beberapa manfaat diatas kemungkinan juga dapat disebabkan oleh zat-zat lainnya selain kafein.

Referensi

Pengertian | Manfaat | Dosis dan Efek Samping