17 Kebiasaan Orang Bahagia Yang Bisa Kamu Ikuti

Kebiasaan Orang Bahagia

Di update pada

Didalam hidup kita selalu mengejar sesuatu, baik itu sebuah promosi jabatan, mobil baru atau mungkin hal penting lainnya, semua ini mengarahkan keyakinan kita bahwa, “Ketika semua itu (kosong) terjadi, saya akhirnya akan bahagia”.

Memang mencapai hal-hal yang selama ini kita kejar atau inginkan akan membuat kita bahagia, namun penelitian menunjukkan bahwa kebahagiaan seperti ini tidak dapat bertahan lama.

Debuah penelitian dari Universitas Northwestern, mengukur tingkat kebahagiaan terhadap orang-orang biasa dengan orang yang telah memenangkan hadiah lotre besar pada tahun sebelumnya, para peneliti terkejut menemukan bahwa tingkat kebahagiaan kedua kelompok tersebut memiliki hasil yang identik.

Suatu pandangan yang terlanjur keliru di masyarakat kita bahwa peristiwa-peristiwa besar seperti itu yang dapat mendikte kebahagiaan dan kesedihan, para psikolog memiliki nama untuk hal itu : impact bias (dampak bias), faktanya, kebahagian yang berbasis peristiwa akan berlalu dengan cepat.

Kebahagiaan itu sintetis, Anda bisa membuatnya dan juga tidak, kebahagiaan yang bertahan lama diperoleh dari kebiasaan Anda , orang-orang yang sangat bahagia diluar sana memiliki kebiasaan yang dapat mempertahankan tingkat kebahagiaan mereka hari demi hari, bagaimana kalau Anda coba juga kebiasaan mereka dan rasakan hasilnya segera.

1. Mereka Slow Down Guna Menghargai Tiap Kesenangan Kecil Dalam Hidup

menghargai hal kecil

Secara alami kita hidup dan jatuh dalam rutinitas, dalam beberapa hal, ini merupakan sesuatu yang baik, rutinitas dapat menghemat kerja otak dan menciptakan kenyamanan, namun terkadang Anda sangat terjebak di dalam rutinitas sehingga gagal menghargai hal kecil dalam hidup.

Orang-orang yang bahagia tahu betapa pentingnya menikmati rasa pada makanan mereka, bersenang-senang dalam obrolan luar biasa yang mereka lakukan atau hanya untuk sekedar melangkah keluar untuk menghirup udara segar.

2. Mereka Berolahraga

berolahraga

Membuat tubuh Anda bergerak walau hanya 10 menit dapat melepaskan GABA, yaitu sebuah neurotransmiter yang membuat otak Anda dapat merasa tenang dan membuat Anda dapat mengendalikan impuls-impuls Anda.

Orang-orang yang hidup bahagia selalu menjadwalkan olahraaga secara teratur dan terus melakukannya karena mereka tahu hal ini sangat berpengaruh besar pada suasana hati mereka.

3. Mereka Mengeluarkan Uang Untuk Orang Lain

Kebiasaan Orang Bahagia

Penelitian telah menunjukkan bahwa dengan membelanjakan uang untuk orang lain dapat membuat diri Anda menjadi lebih bahagia dibanding dengan membelanjakannya untuk diri sendiri.

Terutama untuk hal-hal kecil namun membutuhkan dan menujukkan upaya untuk mendapatkannya, misalnya pergi ke sebuah toko buku dan membelikan sebuah buku yang di sukai oleh teman Anda.

4. Mengelilingi Diri Mereka Dengan Orang Yang Tepat

Kebiasaan Orang Bahagia

Kebahagiaan dapat menyebar melalui orang-orang, mengitari diri Anda dengan orang-orang yang bahagia dapat membangun kepercayaan diri Anda, dapat merangsang kreativitas dan juga tentu saja bisa membuat diri kita senang.

Begitupun sebaliknya, berkeliaran atau bergaul dengan orang-orang yang negatif, mereka ingin orang-orang untuk bergabung ke pesta mneyedihkan mereka sehingga mereka merasa lebih baik akan dirinya.

Bayangkan seperti ini, jika ssesorang merokok, apakah Anda akan duduk disana sepanjang sore untuk menghirup asap rokok darinya? Anda akan menjauhkan diri begitu pula yang Anda lakukan dengan orang-orang yang negatif.

5. Selalu Positif

berpikir positif

Hal-hal buruk terjadi pada semua orang, termasuk pada orang yang bahagia, alih-alih mengeluh tentang hal buruk tersebut orang-orang yang bahagia selalu berfokus pada hal-hal yang bisa mereka syukuri, kemudian mereka akan menemukan solusi yang terbaik untuk masalah yang ada, mengatasinya dan melanjutkan hidup kembali.

Pesimisme merupakan sebuah bahan bakar untuk ketidakbahagiaan, masalah dari sebuah sikap pesimis, selain kerusakan yang terjadi pada suasana hati, adalah hal tersebut, apa yang Anda takutkan dengan pesimisme Anda, akan menjadi sebuah ramalan yang dapat terpenuhi dengan sendirinya.

Jika Anda mengharapkan hal-hal buruk maka Anda lebih cenderung untuk mengalami berbagai peristiwa yang negatif, semua pikiran pesimis santa tidak masuk akal, paksa diri Anda untuk melihat semua fakta yang ada dan Anda akan melihat bahwa segala sesuatunya sebenarnya tidak seburuk seperti apa yang di takutkan.

6. Orang Bahagia Cukup Tidur

cukup tidur

Ketika Anda tidur otak Anda akan mengisi dayanya kembali, dengan tidur juga dapat mengeluarkan protein beracun yang menumpuk di siang hari sebagai produk sampingan yang normal dari aktivitas neuron.

Dengan tidur yang cukup memastikan bahwa Anda bangun dengan penuh sadar dan pikiran yang jernih, energi, fokus dan memory Anda menurun kinerjanya saat Anda tidak memiliki tidur yang cukup dan berkualitas.

Kurang tidur juga dapat meningkatkan kadar hormon stres itu sendiri, bahkan tanpa kehadiran sebuah pemicu, orang yang bahagia menjadikan tidur sebagai sebuah prioritas, karena hal ini akan membuat mereka merasa hebat dan sebaliknya betapa buruknya perasaan mereka ketika mereka kurang tidur.

7. Mereka Memiliki Percakapan Yang Mendalam

Kebiasaan Orang Bahagia

Orang-orang yang bagagia tahu bahwa kebahagiaan dan substansi berjalan beriringan, mereka menghindari pembicaraan seperti gosip, obrolan ringan tau malah pembicaraan yang menghakimi orang lain.

Sebaliknya mereka fokus pada interaksi yang memiliki makna, mereka telibat dengan orang lain pada tingkatan yang lebih dalam kerena mereka tahu mereka akan merasa lebih baik dengan melakukan itu, membangun sebuah hubungan emosional, merupakan cara yang menarik untuk belajar.

8. Mereka Membantu Orang Lain

membantu orang lain

Meluangkan waktu untuk membantu orang lain tidak hanya dapat membuat yang dibantu menjadi bahagia tetapi juga dapat membuat diri Anda sendiri juga bahagia, membantu orang lain dapat memberi Anda lonjakan oksitosin, serotonin dan dopamin yang semua itu berperan dalam menciptakan perasaan yang baik.

Dalam sebuah studi penelitian yang di lakukan oleh Harvard, karyawan yang 10 kali lebih banyak membantu orang lain memebuat mereka lebih fokus di tempat kerja dan memiliki peluang untuk mendapatkan promosi 40% lebih banyak.

Studi yang sama juga menunjukkan bahwa orang yang secara konsisten memberikan dukungan sosial adalah orang-orang yang berpeluang besar untuk bahagia selama masa stres yang tinggi, selama Anda tidak terlalu memaksakan diri, membantu dan menolong orang lain dipastikan memiliki pengaruh positif pada suasana hati Anda.

9. Mereka Berusaha Untuk Bahagia

Kebiasaan Orang Bahagia

tidak ada orang yang bangun dari tidurnya dengan perasaan bahagia tiap saat, begitupula dengan orang-orang yang bahagia, yang membedakan adalah mereka selalu berusaha untuk bahagia.

Mereka sadar betapa mudahnya tersedot ke dalam rutinitas dimana Anda tidak memperhatikan emosi atau secara aktif untuk mencoba bahagia dan positif, orang-orang yang bahagia selalu dan terus-menerus mengevaluasi suasana hati mereka dan selalu membuat keputusan-keputusan dengan selalu mengutamakan kebahagiaan di pikiran mereka.

10. Mereka Memiliki Mindset Untuk Bertumbuh

mindset

Pada intinya sikap orang ada pada satu di antara dua kategori ini, pola pikir yang tetap atau pola pikir bertumbuh, dengan mindset tetap Anda yakin Anda adalah Anda dan tidak dapat dirubah, hal ini dapat menciptakan masalah ketika Anda sedang mendapat sebuah tantangan, karena semua yang datang terasa seperti diluar kemampuan Anda sehingga Anda akan merasa putus asa dan kewalahan.

Orang-orang yang memiliki mindset bertumbuh atau berkembang selalu percaya bahwa mereka dapat selalu meningkat dengan usaha, ini membuat mereka lebih bahagia karena mereka lebih baik dalam mengangani kesulitan.

Mereka juga mengungguli orang yang dengan mindset tetap karena merekan selalu merangkul tantangan, memperlakukan sebuah tantangan sebagai sebuah peluang untuk mempelajari sesuatu yang baru.

11. Mereka Menikmati Momen Ini

menikmati momen saat ini

Para peneliti menyebutkan “menikmati” yang dimaksud ini adalah tentang memperhatikan semuanya pada saat ini, alih-alih melakukan banyak tugas, selalu berfokus pada masa lalu dan masa depan serta pada hal-hal negatif yang ada di sekitar kita, mereka yang termasuk orang-orang paling bahagia dengan hidupnya selalu berhenti sejenak untuk menikmati keindahan dan hal-hal kecil yang menakjubkan dalam hidup ini.

12. Mereka Bermeditasi Setiap Hari

meditasi tiap hari

Meditasi adalah salah satu cara yang terbukti efektif untuk memulai suatu jalan keheningan dan penuh perhatian (mindfulness), yang pada gilirannya memberikan waktu beristirahat pada otak yang dibutuhkan agar dapat menghadapi semua kekhawatiran dan kecemasan yang menantinya.

Kabar baiknya, kegiatan ini hanya membutuhkan waktu beberapa menit tiap harinya, untuk memulai dan memudahkan Anda bisa menggunakan beberapa aplikasi tentang meditasi mindfulness secara gratis untuk perangkat Anda.

13. Orang Bahagia Tidak Menyimpan Dendam

dendam

Menngampuni dan melupakan adalah suatu hal yang di perlukan dalam hal mencapai kebahagiaan, karenan dengan menyimpan dendam Anda akan selalu bergantung pada kemarahan, dendam, kesedihan serta emosi negatif lainnya yang menjadi penghalang di jalan menuju kebahagiaan.

Dengan melepaskan emosi-emosi ini Anda akan membebaskan diri dari hal-hal negatif sehingga dapat menyediakan lebih banyak ruang bagi emosi positif untuk masuk.

14. Mereka Sibuk Tapi Tidak Merasa Terburu-buru

sibuk

Penelitian menunjukkan bahwa perasaan “terburu-buru” berkaitan langsung dengan stres dan ketidakbahagiaan, pada saat yang sama banyak orang berjuang dengan beranggapan bahwa kebahagiaan dapat di capai dengan menyibukkan diri, walaupun begitu, penelitian lainnya juga menunjukkan bahwa keseimbangan dalam kehidupan kerja yang sehat merupakan kunci, karena kebosanan bisa menjadi hal yang memberatkan.

15. Orang Yang Bahagia Tidak Memusingkan Hal-hal Kecil

Kebiasaan Orang Bahagia

Orang-orang yang bahagia selalu memusatkan energi dan upaya mereka hanya pada hal-hal yang benar-benar penting dan berada dalam kendali mereka, ingat, memikirkan hal-hal yang diluar kendali Anda adalah sesuatu yang membuang-buang waktu yang pada akhirnya cenderng membawa diri Anda ke arah atau sisi yang menyedihkan, dengan kata lain, coba kuasai seni untuk melepaskannya, melepaskan hal-hal yang diluar kendali Anda.

16. Mereka Merayakan Kesuksesan Orang Lain

Kebiasaan Orang Bahagia

Bukan sebuah rahasia lagi bahwa memiliki kehidupan sosial yang kaya dan sehat merupakan sebuah komponen yang sangat penting untuk kebahagiaan, akan tetapi, bagi orang-orang yang bahagia meningkatkan hubungan mereka melalui sebuah tanggapan yang “aktif dan kosntruktif”, termasuk dengan merayakan keberhasilan orang-orang di sekitar mereka.

Seperti yang dijelaskan oleh Martin Seligman dalam sebuah buku berjudul Flourish,

Orang-orang yang kita sayangi seringkali memberitahu kita tentang kemenangan dan hal-hal baik lainnya yang kurang penting yang terjadi pada mereka, bagaimana cara kita merespon dapat meningkatkan hubungan atau bahkan merusaknya.

17. Mereka Memperlakukan Semua Orang Dengan Baik dan Rasa Hormat

hormat pada orang lain

Kebaikan, seperti halnya kebahagiaan, dapat menular, bahkan ada sebuah nama untuk hal itu : “moral elebation” (peningkatan moral), sebuah penelitian yang dilakukan oleh para peneliti di Universitas California, Los Angeles, Universitas Cmbridge dan Plymouth, Inggris, menemukan bahwa menyaksikan sebuah tindakan kebaikan akan membuat diri menjadi hangat dan merinding.

Kata Simone Schnall dari Cambridge,

Ketika Anda merasakan perasaan ‘peningkatan moral’ ini, bukan hanya sekedar pada ucapan saja, melainkan benar-benar melakukannya, tiap ada kesempatan.

Referensi

Baca Juga Artikel Happiness Lainnya