Manfaat Meditasi Zen

Meditasi Zen

  1. Pengertian
  2. Gejala
  3. Penyebab
meditasi zen

Penelitian dengan jelas menunjukkan bahwa meditasi secara umum memiliki banyak sekali manfaat kesehatan bagi fisik, kognitif, sosial, spiritual dan kesehatan emosional dan tentunya meditasi dapat menjadi sebuah pereda stres yang ampuh, itulah sebabnya banyak orang mulai beralih ke meditasi.

Sangat besar kemungkinan meditasi Zen juga menawarkan banyak manfaat yang sama dengan jenis meditasi lainnya, ada beberapa penelitian awal yang menunjukkan berbagai jenis meditasi dapat mempengaruhi otak dengan cara yang sedikit berbeda, jadi, mungkin saja meditasi Zen dapat menawarkan beberapa manfaat tambahan diluar dari manfaat umum dari latihan meditasi.

Namun tidak seperti banyak meditasi lainnya yang berfokus pada relaksasi dan menghilangkan stres, latihan Zen menggali lebih dalam, Zen menangani berbagai masalah pada akar yang yang lebih dalam dan berbagai pertanyaan umum yang seingkali dianggap tidak memiliki jawaban.

Semua sekolah dan aliran -aliran Zen mempraktikkan meditasi dalam posisi duduk yang disebut dengan Zazen dimana seseorang duduk dengan tegak dan mengikuti pergerakan nafas, terutama pergerakan nafas di dalam perut, beberapa aliran Zen juga berlatih dengan koan, sejenis teka-teki spiritual yang disajikan oleh guru meditasi Zen pada para siswanya, dalam rangka membantu mereja mengatasi keterbatasan rasional sehingga dapat melihat kebenaran di luar rasionalitas.

Salah satu bentuk koan yang terkenal adalah,

Seperti apakah suara tepukan tangan?

Secara tradisional, latihan ini membutuhkan koneksi yang mendukung antara seorang master Zen dan siswa yang berdedikasi penuh terhadap meditasi Zen.

meditasi zen

Daripada menawarkan solusi-solusi yang bersifat sementara untuk berbagai masalah kehidupan, Zen dan bentuk-bentuk meditasi Buddhis lainnya mencari solusi untuk mengatasi inti dari berbagai masalah, praktik ini menuju penyebab-penyebab yang sebenarnya dari ketidakbahagian dan ketidakpuasan yang kita semua alami dan merubah fokus kita dengan cara menghasilkan sebuah pemahaman yang benar.

Kunci sejati menuju kebahagiaan dan kesejahteraan bukanlah kekayaan atau ketenaran, melainkan ada di dalam diri kita semua, seperti banyak jalan spiritual sejati lainnya, ajaran Buddha mengajarkan bahwa semakin banyak Anda memberi kepada orang lain maka semakin banyak juga yang akan Anda peroleh.

Hal itu juga dapat mendorong kesadaran diri akan keterkaitan dan penghargaan dari semua hadiah atau pemberian kecil yang selalu ditawarkan oleh kehidupan kepada kita dan semua itu terkandung dalam momen saat ini.

Saat kepedulian dan rasa kasih sayang kita terhadap orang lain meluas, pemenuhan dalam diri pribadi kita juga akan selaras juga meningkat, seperti yang dikatakan oleh seorang guru Zen,

Jika Anda mencari sebuah kedamaian batin Anda tidak akan menemukannya, tetapi tindakan untuk melepaskan bayangan akan suatu imbalan pada diri sendiri dan sebaliknya hanya fokus pada kebahagiaan orang lain dapat mencipatakan kedamaian yang bertahan lama, ini adalah dimensi spiritual dari Zen yang sebenarnya.

Pada tingkat keseharian, Zen melatih pikiran untuk mencapai sebuah ketenangan, para meditator juga memiliki tingkat fokus dan kreatifitas yang lebih tinggi, manfaat lain juga tentunya peningkatan kesehatan fisik, misalnya, mengurangi kecemasan, menurunkan tingkat stres, memiliki sistem kekebalan tubuh yang lebih baik, tidur yang berkualitas dan banyak manfaat lainnya.

Dampak Meditasi Zen Terhadap Otak

meditasi zen

Selama bertahun-tahun para ilmuwan telah mempelajari bagaimana meditasi dapat memberi pengaruh positif terhadap pikiran dan tubuh, ada beberapa minat khusus yang membuat para ilmuwan tertarik pada meditasi Zen dalam hal mempengaruhi otak kita.

Dalam sebuah penelitian pada tahun 2008, para peneliti membandingkan antara 12 orang yang telah berlatih meditasi Zen tiap harinya selama lebih dari 3 tahun dengan 12 orang yang tidak pernah berlatih meditasi.

Semua partisipan ini melakukan pemindaian otak dan diminta untuk fokus pada pernapasan mereka, terkadang mereka juga diminta untuk membedakan beberapa kata yang sungguhan dari beberapa kata yang hanya omong kosong pada sebuah layar komputer, kemudian mereka diminta untuk fokus pada pernapasan mereka lagi.

Pemindaian otak mengungkapkan fakta bahwa pelatihan Zen mengarah pada aktivitas di suatu wilayah pada otak yang dikenal dengan nama “jaringan default”, jaringan ini sering dikaitkan dengan pikiran yang mengembara.

Setelah diberi gangguan, para partisipan yang secara teratur telah berlatih meditasi Zen juga dapat kembali pada fokus pernapasan mereka lebih cepat daripada partisipan yang tidak.

Para ilmuwan yang melakukan penelitian menyimpulkan bahwa meditasi dapat meningkatkan kapasitas diri untuk tetap fokus, memperhatikan dan membatasi gangguan-gangguan, yang semua itu bisa menjadi sebuah perjuangan bagi orang kebanyakan di era digital saat ini.

Akses ke Pikiran Bawah Sadar

meditasi zen

Terdapat banyak rasa keingintahuan tentang apakah meditasi Zen memungkinkan bagi para praktisi untuk mengakses pikiran bawah sadar mereka dengan lebih baik, telah diperkirakan bahwa pikiran bawah sadar hanya dapat fokus pada satu hal di satu waktu, seperti, daftar belanjaan Anda atau buku yang sedang Anda baca.

Para ahli menduga kalau pikiran bawah sadar itu sangatlah luas, banyak para peneliti percaya bahwa dengan mengetahui cara mengakses sebuah proses pikiran bawah sadar dapat menumbuhkan suatu kreatifitas yang lebih besar dan dapat membantu orang menjadi lebih sadar terhadap apa yang harus mereka perbuat dalam rangka mencapai tujuan mereka.

Sebuah studi pada 2012 telah meneliti apakah meditasi Zen dapat membantu para praktisi memiliki kemampuan untuk mengakses pikiran bawah sadar mereka dengan lebih baik, semua partisipan adalah para meditator Zen yang berpengalaman, satu kelompok diminta untuk bermeditasi selama 20 menit dan kelompok lainnya diminta untuk membaca majalah, kemudian, semua peserta diminta untuk duduk didalam sebuah bilik yang terdapat komputer.

Mereka diberi tugas untuk menghubungkan tiga kata yang disajikan di layar dan memberikan jawaban untuk kata keempat yang masih terkait dengan tigak kata sebelumnya, mereka juga diminta untuk mengetikkan jawabannya dengan secepat mungkin, hasilnya, orang yang sebelum test melakukan meditasi dapat menyelesaikan dengan lebih cepat, hal ini membuktikan bahwa mereka memiliki akses ke pikiran bawah sadar mereka dengan lebih baik.

Para penulis pada studi penelitian ini memberikan laporan bahwa meditasi Zen kemungkinan dapat memberikan wawasan yang lebih baik tentang apa yang sedang terjadi di balik layar otak mereka.

Jika meditasi Zen memungkinkan Anda untuk lebih memahami bagaimana perasaan Anda, mengapa Anda membuat keputusan tertentu dan bagaimana Anda dipengaruhi oleh lingkungan Anda, maka ini bisa berdampak sangat besar bagi kehidupan Anda.

Terapi Penyalahgunaan Narkoba

meditasi zen

Meditasi Zen sering digunakan dalam program terapi penyalahgunaan narkoba di Taiwan karena dapat memperlambat detak jantung dan pernapasan serta dapat meningkatkan fungsi sistem saraf otonom, terdapat juga sebuah fakta bahwa sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Traditional and Complementary Medicine telah menemukan bahwa meditasi Zen memiliki pengaruh positif terhadap interaksi otak dan jantung.

Menurut studi tersebut, praktisi Zen mencurahkan latihan mereka untuk mengungkapkan isi dari hati spiritual mereka didalam oragan jatung, mereka menyatakan,

Melalui latihan meditasi Zen selama bertahun-tahun, para praktisi memiliki fungsi otak mereka yang telah berubah total menjadi apa yang disebut dengan otak yang terpisah yang didominasi oleh hati spiritual.

Orang-orang yang berada dalam proses pemulihan dari penyalahgunaan narkoba juga memiliki kemungkinan memiliki masalah dengan sistem saraf otonom mereka, sebuah sistem yang bertanggung jawab dalam mengontrol fungsi tubuh yang diarahkan secara tidak sadar, seperti pernapasan, detak jantung dan proses pencernaan.

Para peneliti telah menemukan bahwa sesi latihan meditasi Zen selama 10 menit telah menunjukkan peningkatan secara signifikan padaf ungsi sistem saraf otonom yang dimiliki pasien.

Meditasi Zen juga dapat meningkatkan suasana hati, suasana hati yang lebih baik dapat menjadi kunci membantu orang yang kecanduan narkoba dalam melawan godaan untuk menggunakannya kembali, para peneliti juga menemukan bahwa meditasi Zen dapat meningkatkan fungsi hipotalamus dan frontal-lobe sehingga dapat meningkatkan kontrol diri yang sangat membantu untuk mengatasi kecanduan.

Sebanyak 16 dari 18 peserta dalam penelitian mengatakan mereka telah mengalami suatu “pembersihan dan peremajaan pada tubuh serta pikiran” setelah melakukan meditasi Zen selama 10 menit, mereka juga melaporkan rasa kesemutan pada kulit kepala, panas pada seluruh tubuh dan rasa dingin.

Para peneliti yang menggunakan meditasi Zen dalam hal pengobatan mengatakan meditasi Zen memiliki dampak pada daerah otak yang membantu individu dapat melalui proses detoksifikasi dan proses pemulihan.

Referensi

Pengertian | Manfaat | Cara