Pernapasan Diafragma, Cara Bernafas Dengan Benar!

pernapasan diafragma

Di update pada

Selama ini kita beranggapan bahwa bernafas adalah kegiatan yang otomatis sehingga kita kurang memperhatikan cara dan alur kita bernafas bahkan kita tidak sadar kita sudah melakukan pernafasan dengan cara yang salah sedari usia sekolah.

Hanya dengan melakukan perubahan kecil dan terbilang tidak sulit yaitu memperbaiki cara kita bernafas dengan cara yang benar akan membuat perubahan besar pada kesehatan mental dan jasmani kita.

Jika kita bernafas dengan benar dan efektif jalan nafas kita akan menjadi halus , dan pastinya tubuh dan pikiran akan menjadi rileks setiap saat.

Bernafas dengan benar juga membuat tubuh kita memperoleh oksigen yang cukup dan tidak merasa kelelahan saat melakukannya , kamu sering merasa kelelahan tanpa sebab? bisa jadi itu problem pernafasan Anda.

Cara Bernafas Yang Tidak Tepat

pernapasan diafragma

Mungkin Anda bertanya-tanya, masa sih bernafas bisa salah? Dulu saya pribadi juga merasakan keraguan yang sama, setelah saya coba beberapa waktu, ternyata banyak sakit yang saya alami, seperti, mudah lelah, serangan panik, sakit punggung, tidur terganggu bisa hilang seiring waktu.

Baik sekarang bagaimana cara bernafas yang kurang tepat, sekarang coba kamu tanyakan pada diri sendiri dan perhatikan cara bernafas kamu saat ini, pegang bagian dada dan perut, perhatikan bagian mana yang mengembang saat mengambil nafas?

Mayoritas orang akan bernafas dengan dada bagian atas, dengan bagian perut serta dada bagian bawah sama sekali tidak bergerak atau mengembang, bagaimana dengan Anda?

Kalau iya, jangan khawatir, kamu tidak sendirian karena rata-rata orang seperti itu, bernafas dengan tidak tepat memiliki efek yang buruk untuk kesehatan yang selama ini kita tidak mengetahuinya.

Cara Bernafas Yang Benar Dengan Pernafasan Diafragma

letak diafragma

Bernafas dengan benar yaitu kita melakukan pernafasan dengan semestinya, dengan seharusnya, tiap organ kita diciptakan untuk tujuan masing-masing, dan dengan pernafasan kita sering tidak melakukannya pada bagian tubuh yang seharunya memiliki tugas untuk itu.

Bagian tubuh yang memiliki tugas untuk bernafas dan sebagai tempat penampungan utama oksigen yang tepat adalah diafragma.

Apa Itu Diafragma?

Diafragma adalah otot yang berukuran besar berbentuk seperti kubah yang terletak di bagian bawah paru-paru kita.

Diafragma merupakan bagian otot yang paling efisien untuk bernafas, mudahnya, diafragma terletak antara titik pusar dan dada kita.

Pernafasan Diafragma

Pernafasan Diafragma sering juga dikenal dengan pernafasan abdominal atau pernafasan perut, adalah proses untuk menggunakan diafragma secara benar dan maksimal, setiap kita bernafas dengan diafragma maka otomatis oksigen yang kita terima akan jauh lebih besar jumlahnya, karena diafragma memiliki ukuran lebih besar dari dada bagian atas yang sering kita gunakan selama ini.

Dengan bernafas pada diafragma akan membuat kita bernafas lebih dalam, sehingga menurunkan frekuensi bernafas pada biasanya, sehingga organ-organ serta bagian tubuh kita akan lebih efisien dalam bekerja.

Latihan Pernafasan Diafragma

Berikut latihan yang bisa kamu lakukan agar lebih terbiasa melakukan pernafasan dengan diafragma.

  • Berbaring telentang pada permukaan yang datar, atu bisa juga di tempat tidur, topang kepala dengan bantal, letakkan satu bantal lagi di bawah lutut, sehingga lutut dalam posisi tertekuk.
  • Letakkan satu tangan di bagian dada sebelah atas dan tangan satunya di bagian tepat di bawah tulang rusuk, agar dapat merasakan bagian yang tepat digunakan saat bernafas yaitu diafragma.
  • Tarik nafas secara perlahan-lahan melalui hidung, pastikan dada Anda setenang mungkin, arahkan nafas kebagian diafragma Anda, tangan tadi berguna untuk merasakan ini, biarkan bagian diafragma mengembang ke segala arah.
  • Kencangkan otot perut Anda, saat mengeluarkan nafas biarkan perut anda mengempis kembali, hembuskan nafas melalui mulut dengan bentuk yang mengerut, perhatikan tangan yang berada di bagian dada atas, pastikan tetap tenang tidak bergerak.

Pada saat pertama kali mencoba latihan peranasan ini akan lebih mudah jika Anda memulainya dengan posisi berbaring seperti diatas, apabilah sudah terbiasa dan mahir Anda bisa mencobanya dengan posisi duduk di kursi, seperti di bawah ini.

  • Duduklah dengan senyaman mungkin, posisi duduk di kursi pada umumnya, perhatikan kaki rata dengan lantai, pastikan bahu, leher dan kepala Anda dalam kondisi rileks.
  • Letakkan satu tangan di bagian dada atas dan satu tangan lagi di bagian bawah tulang rusuk.
  • Ambil nafas secara perlahan melalui hidung, arahkan nafas kebagian bawah tulang rusuk Anda dan biarkan perut mengembang.
  • kencangkan otot sekitar perut, biarkan mengempis saat mengeluarkan nafa sambil menjaga tangan di bagian dada atas tetap tenang.

Dengan latihan yang rutin dan kesabaran, kita diharapkan nantinya dapat melakukan pernafasan diafragma secara otomatis dan menggantikan cara bernafas otomatis kita yang salah sebelumnya.

Latihan Pernafasan Diafragma Kapan Saja?

Pada awalnya kamu bisa melakukan latihan ini 5-10 menit selama 3-4 kali tiap harinya, secara bertahap tingkatkan waktu atau frekuensinya, Anda juga bisa mengganti tangan Anda dengan sebuah buku pada perut untuk variasinya.

Dampak Kesehatan Bernafas Dengan Cara Yang Salah

Berikut beberapa efek buruk melakukan pernafasan dengan cara yang tidak tepat, dan mungkin kita akan menyadari penyebab utama dari penderitaan yang kita alami selama ini.

Stress

tekanan stres

Dengan bernafas pendek dan hanya di bagian atas dada atau paru-paru kita akan membuat kita lebih mudah terserang stress, karena tubuh dan pikiran kita akan kekurangan asupan oksigen yang cukup terutama saat kita berda di situasi yang penuh tekanan seperti tempat kerja.

Saat kondisi tertekan tubuh kita akan sangat membutuhkan okisgen, terutama otak kita, apabila saat kondisi ini otak kita memiliki cukup oksigen maka otak akan bekerja dengan maksimal dan memberikan solusi atas masalah yang di hadapi.

Jadi saat Anda merasa mulai stress coba ingat nafas anda.

Kecemasan dan Panik

panik

Tahukah Anda kalau otak kita menerima sinyal dari ritme kita bernafas, melalui nervous system kita, yaitu Sympathetic nervous system dan Parasympathetic nervous system.

Sympatethic adalah respon yang dibutuhkan saat seseorang pada posisi yang terancam seperti saat pendahulu kita di zaman purba saat di hadapkan dengan binatang buas, otak harus mengambil keputusan bertahan atau lari sekencang mungkin.

Untuk situasi diatas Sympatethic nervous system sangat tepat dan dibutuhkan diri kita untuk bertahan dari ancaman, namun untuk kasus serangan kecemasan dan kepanikan sympatethic nervous system selalu muncul di kondisi yang bahkan tidak ada sama sekali ancaman seperti saat di tempat tidur, bessantai dengan keluarga dll.

Sedangkan Parasympathetic nervous system adalah respon tubuh yang bertanggung jawa terhadap kondisi rileks, santai, tenang dan damai dan meneruskannya ke otak kita.

Nah, hubungannya dengan cara kita bernafas?

Dua bagian nervous system diatas tidak lepas terpengaruh oleh cara dan ritme bernafas kita, saat posisi terancam seperti manusia purba diatas tentunya nafas akan menjadi tengah-engah, jantung berdetak cepat.

Perhatikan nafas kita saat kondisi badan kita rileks, nafas akan tenang, halus nyaris tanpa suara, nah.

Tanpa kita sadari nafas akan mempengaruhi situasi diri kita, bayangkan diri Anda berada di posisi tertekan dan terancam, seperti, dimarahi atasan, terjebak kemacetan dsb, saat itu Parasympathetic kita mulai bekerja.

Coba anda sejenak ubah ritme nafas Anda secara sadar, ambil nafas secara perlahan dan dalam, hampir seketika yang tadinya ingin marah, ketakutan atau panik akan berubah menjadi lebih tenang dan rileks sehingga kita akan lebih bisa berpikir apa yang harus dilakukan selanjutnya.

Karena kita selalu memberikan sinyal yang salah ke tubuh dan pikiran dengan cara bernafas yang salah, maka tidak heran kita jadi sering dilanda kecemasan serta kepanikan, bila tidak segera dirubah tentunya akan berpeluang menjadi gangguan kepanikan yang lebih besar dan lebih sulit di atasi.

Sakit Punggung dan Area Sekitar Leher

sakit punggung

Pernahkah Anda bingung darimana datangnya sakit, rasa berat atau nyeri pada bagian sekitar leher atau punggung Anda?

Ada yang bilang penyebabnya adalah kolesterol atau penyakit lainnya, atau bisa saja itu semua anda rasakan hanya karena kita selama ini bernafas dengan cara yang salah.

Saat kita bernafas dengan dada bagian atas maka secara tidak langsung juga menggerakkan otot-otot yang seharusnya tidak berfungsi atau bekerja tiap saat kita bernafas.

Manusia normal pada umumnya bernafas sebanyak 17,000-30,000 tiap harinya, bayangkan apabila kita selama ini menggerakan otot-otot yang salah sebanyak itu tiap harinya, maka tidak heran kita sering merasakan nyeri pada bagian-bagian tersebut.

Bernafas Dengan Benar Mulai Sekarang

jantung sehat

Dengan bernafas dengan baik dan benar seperti seharusnya sejak kita dilahirkan akan membuat perubahan yang signifikan pada kondisi mental dan jasmani kita.

Saat kita sudah terbiasa dan otomatis dengan pernafasan diafragma maka tubuh kita akan mulai dimanjakan dengan berlimpahnya kadar oksigen yang dimiliki.

Organ-organ di sekitar diafragma seperti ginjal, liver dan lainnya akan jauh lebih sehat karena asupan oksigen yang berlimpah, apabila tiap organ kita meningkat kinerjanya maka dapat dipastikan kita akan merasakan tubuh yang lebih sehat daripada sebelumnya.

Jadi tunggu apalagi, tekhnik pernafasan ini tidak dipungut biaya alias gratis, jadi tidak ada alasan untuk kita tidak memulainya dari sekarang.

Referensi

Baca Juga Artikel Pernapasan Lainnya