Manfaat Pernapasan Diafragma

Pernapasan doafragma memiliki banyak manfaat, pernapasan diafragma merupakan salah satu elemen utama dari praktik meditasi, pernapasan ini juga dikenal dapat membantu mengelola berbagai gejala kondisi yang lebih luas seperti sindrom iritasi usus besar, depresi, kecemasan dan sulit tidur.

Berikut beberapa manfaat dari pernapasan diafragma :

  • Membantu Anda untuk rileks, menurunkan berbagai efek berbahayaa dari hormon stres kortisol di tubuh Anda.
  • Menurunkan detak jantung.
  • Membantu menurunkan tekanan darah.
  • Membantu mengatasi gejala gangguan stres pascatrauma (PTSD).
  • Meningkatkan stabilitas otot inti Anda.
  • Meningkatkan kemampuan tubuh mentolerir olahraga yang intens.
  • Menurunkan kemungkinan otot menjadi terluka.
  • Memperlambat laju pernapasan sehingga menghabiskan lebih sedikit energi.

Salah satu manfaat terbesar dari pernapasan diafragma adalah dalam hal mengurangi tingkat stres.

Menjadi stres dapat membuat sistem kekebalan tubuh Anda bekerja dengan kapasitas penuh, hal ini membuat Anda menjadi lebih rentan terhadap berbagai kondisi kesehatan.

Seiring waktu, stres jangka panjang (kronis), bahkan suatu ketidaknyamanan yang sepele seperti berada di lalu lintas yang padat, masalah dengan orang yang dicintai atau masalah sehari-hari lainnya dapat menyebabkan Anda mengembangkan kondisi kecemasan dan depresi.

Beberapa latihan pernapasan yang dalam dapat membantu Anda mengurangi efek dari stres ini.

Pernapasan diafragma sering direkomendasikan untuk para orang yang menderitan penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), penyakit ini dapat menyebabkan diafragma menjadi bekerja dengan kurang efektif, jadi dengan melakukan latihan pernapasan seperti pernapasan diafragma dapat membantu memperkuat diafragma dan meningkatkan kualitas pernapasan Anda.

Berikut manfaat pernapasan diafragma bagi kesehatan paru-paru Anda :

  • Dengan kondisi paru-paru yang sehat, diafragma Anda dapat melakukan sebagian besar kerja pernapasan ketika Anda menarik napas untuk membawa udara segar masuk dan menghembuskan napas untuk mengeluarkan karbondioksida dan gas-gas lain dari paru-paru Anda.
  • Dengan PPOK dan beberapa kondisi pernapasan yang serupa, seperti asma, paru-paru Anda akan kehilangan sebagian dari elastisitasnya atau kelenturan, sehingga paru-paru tidak kembali ke keadaan semula ketika Anda mengeluarkan napas.
  • Kehilangan elastisitas pada paru-paru dapat menyebabkan penumpukan udara pada paru-paru, sehingga tidak terdapat banyak ruang untuk diafragma berkontraksi untuk menghirup oksigen.
  • Akibatnya, tubuh Anda menggunakan otot leher, punggung dan dada untuk dapat membantu Anda bernapas, hal ini berarti Anda tidak dapat menerima oksigen dalam jumlah banyak dan dapat mempengaruhi seberapa banyak oksigen yang Anda miliki untuk beberapa kegiatan seperti olahraga dan aktivitas-aktivitas fisik lainnya.
  • Berbagai latihan pernapasan dapat membantu Anda mengeluarkan udara yang menumpuk di paru-paru, hal ini dapat membantu meningkatkan jumlah oksigen dalam darah dan memperkuat diafragma Anda.

Referensi

Pengertian | Latihan | Manfaat | Bernapas Dengan Cara Yang Salah