Gejala Stres

Efek yang terasa pada fisik ketika stres diantaranya,

  • Berkeringat.
  • Sakit dipunggung atau dada.
  • Kram atau kejang otot.
  • Pingsan.
  • Sakit kepala.
  • Sensasi seperti tertusuk jarum.

Sebuah studi pada tahun 2012 menemukan bahwa stresor yang dialami oleh para orang tua, seperti, masalah keuangan, orang tua tunggal dapat menyebabkan obesitas pada anak-anak mereka.

Reaksi emosional yang disebabkan stres antara lain,

  • Marah.
  • Kelelahan.
  • Masalah konsentrasi.
  • Perasaan tidak aman.
  • sering lupa.
  • Mudah terpancing emosi.
  • Menggigit kuku.
  • Kegelisahan.
  • Kesedihan.

Perilaku yang berhubungan dengan stres meliputi,

  • Sering mengidam makanan.
  • Makan terlalu banyak atau sedikit.
  • Penyalahgunaan narkoba dan alkohol.
  • Konsumsi tembakau yang lebih tinggi.
  • Menarik diri dari lingkungan sosial.
  • Sering menangis.
  • Masalah dalam hubungan.

Jika stress berkembang menjadi kronis, stres ini akan menyebabkan beberapa komplikasi, diantaranya,

  • Kegelisahan.
  • Depresi.
  • Penyakit jantung.
  • Tekanan darah tinggi.
  • Imunitas menurun.
  • Sakit otot.
  • PSTD.
  • Kesulitan tidur.
  • Sakit perut.
  • Disfungsi ereksi (impotensi) dan hilangnya libido.

Referensi

Pengertian | Gejala | Penyebab | Diagnosis | Pengobatan