Pengobatan Stres

Perawatan medis dan non medis termasuk didalamnya perawatan mandiri, berbagai terapi yang dapat membantu seseorang menjadi rileks termasuk juga aromaterapi dan refleksiologi, beberapa penyedia asuransi menanggung jenis perawatan seperti ini, namun, penting untuk memeriksa kembali dengan pihak asuransi sebelum melakukan perawatan ini, merinci hal-hal seperti ini dapat membantu mencegah penambahan tekanan pada stres yang sedang dialami.

Pengobatan Medis

Dokter pada umumnya tidak akan meresepkan obat untuk stres, kecuali untuk merawat penyakit-penyakit yang mendasari stres, seperti depresi atau gangguan kecemasan, dalam kasus tersebut, dokter dapat meresepkan antidepresan, namun terdapat resiko kalau obat tersebut hanya menutupi stres ketimbang membantu mengobatinya, antidepresan juga memiliki beberapa efek samping dan juga dapat memperburuk beberapa komplikasi dari stres itu sendiri, seperti libido yang rendah.

Mengelola Stres

Banyak orang menemukan bahwa langkah-langkah yang berkaitan dengan gaya hidup berikut ini dapat membantu mereka mengelola stres dengan lebih baik, sehingga mereka tidak merasa kewalahan dalam menghadapi stres.

  • Olahraga. Sebuah tinjauan secara sistematis pada tahun 2018 terhadap penelitian yang menggunakan subjek hewan, menemukan bahwa olahraga dapat mengurangi kerusakan memori pada subjek yang mengalami stres, meskipun begitu, studi pada manusia masih diperlukan untuk menkonfirmasi hal ini.
  • Kurangi asupan alkohol, obat-obatan dan kafein. Zat-zat ini tidak akan membantu dalam mencegah stres, sebaliknya, mereka dapat memperburuknya.
  • Nutrisi. Diet sehat dan seimbang yang mengandung banyak buah dan sayuran dapat membantu menjaga sistem kekebalan tubuh pada saat mengalami stres, pola makan yang buruk dapat menyebabkan kesehatan yang buruk sehingga memberikan tambahan stres.
  • Manajemen prioritas. Menghabiskan sedikit waktu untuk mengatur daftar apa yang harus dikerjakan dalam aktivitas harian dan berfokus pada tugas-tugas yang lebih mendesak atau yang memiliki tenggat waktu, hal ini dapat membuat seseorang menjadi fokus pada apa yang dapat mereka selesaikan atau capai pada hari itu ketimbang fokus pada tugas-tugas yang belum terselesaikan.
  • Pernapasan dan relaksasi. Meditasi, pijat dan yoga dapat membantu orang-orang yang mengalami stres, teknik pernapasan dan relaksasi juga dapat memperlambat detak jantung dan meningkatkan relaksasi itu sendiri, meditasi seperti mindfulness sudah terbukti mampu membantu mencegah dan mengatasi stres.
  • Berbicara. Berbagi perasaan dan keprihatinan yang sedang dialami dengan keluarga, teman dan rekan kerja dapat membantu seseorang untuk merasa lega dan dapat mengurangi perasaan seperti terisolasi, bisa saja orang lain yang kita ajak bicara dapat memberikan solusi yang tak terduga dan bisa diterapkan dalam mengatasi stresor.
  • Mengenali tanda-tanda stres. Seseorang bisa sangat cemas tentang berbaga masalah yang bisa menyebabkan stres sehingga mereka menjadi tidak memperhatikan efeknya pada tubuh mereka, sangat penting untuk memperhatikan setiap perubahan yang terjadi pada tubuh.
stres

Memperhatikan tanda-tanda dan gejala-gejala merupakan langkah pertama dalam mengambil tindakan, orang yang mengalami stres di tempat kerja karena memiliki jam kerja yang panjang mungkin perlu break sejenak, mungkin sudah waktunya untuk meninjau praktik kerja yang dimiliki atau berbicara dengan penyelia tentang mencari solusi terkait jam kerja guna mengurangi beban yang di jalani.

Kebanyakan orang memiliki berbagai kegiatan yang dapat membantu mereka untuk bersantai, seperti membaca buku, berjalan-jalan, mendengarkan musik, ada juga yang menghabiskan waktu bersama teman-teman, orang terdekat atau hewan peliharaan, bergabung dengan sebuah grup paduan suara atau gym juga terbukti dapat membantu beberapa orang untuk bersantai.

APA (American Psychological Association) sangat mendorong orang untuk mengembangkan jaringan-jaringan dukungan sosial, misalnya, berbicara dengan tetangga dan orang lain di suatu komunitas lokal atau bergabung dengan sebuah klub, organisasi amal atau keagamaan.

Menjadi bagian dari suatu kelompok dapat mengurangi resiko stres untuk berkembang dan dapat memberikan kekuatan lebih saat sedang berada dalam situasi yang penuh dengan tekanan.

Teknik Mengelola Stres

Hal-hal yang dapat membantu dalam mengelola stres,

  • Menghilangkan atau mengubah sumber stres.
  • Mengubah cara pandang terhadap suatu peristiwa yang menyebabkan stres.
  • Menurunkan efek stres yang mungkin terjadi pada tubuh.
  • Mempelajari cara-cara alternatif untuk mengatasinya.

Terapi mengelola stres mengejar satu atau lebih dari pendekatan ini, orang-orang dapat mengembangkan teknik mengelola stres mereka sendiri dengan mengadopsi dari berbagai sumber seperti, buku-buku pengembangan diri atau sumber-sumber di internet seputar pengelolaan atau manajemen stres.

Menjadi stres bukanlah keinginan dari setiap orang di muka bumi, hanya saja situasi yang dialami tiap harinya dapat membawa tekanan-tekanan yang berpotensi mengakibatkan stres, bagi Anda yang masih merasa baik-baik saja, alangkah baiknya mempelajari dan memperhatikan berbagai poin diatas guna melakukan pencegahan sejak awal.

Referensi

Pengertian | Gejala | Penyebab | Diagnosis | Pengobatan