Penyebab Stres

Tiap orang memiliki reaksi yang berbeda-beda terhadap situasi yang dapat membuat mereka stres, apa yang dapat menyebabkan stres pada seseorang mungkin tidak menyebabkan orang lainnya menjadi stres, bagi sebagian orang hanya dengan memikirkan suatu pemicu bahkan sebuah pemicu yang sangat kecil dapat menyebabkan stres.

Tidak ada alasan yang mudah untuk dikenali tentang mengapa seseorang memiliki tingkat stres yang lebih tinggi dibandingkan dengan orang lainnya ketika menghadapi sebuah stresor yang sama, namun kondisi kesehatan mental, seperti depresi atau rasa frustrasi yang meningkat, rasa ketidakadilan dan kecemasan dapat membuat orang dapat lebih mudah untuk merasa stres daripada orang lainnya, pengalaman-pengalaman sebelumnya juga mempengaruhi reaksi seseorang terhadap suatu stresor.

Peristiwa atau kejadian umum yang dapat menyebabkan stres diantaranya,

  • Masalah pernikahan.
  • Pensiun.
  • Masalah finansial.
  • Kehilangan seseorang.
  • Masalah keluarga.
  • Penyakit.
  • Pindah rumah.
  • Hubungan, pernikahan dan perceraian.

Penyebab stres lainnya yang juga sering di laporkan adalah,

  • Aborsi atau keguguran.
  • Mengemudi di lalu lintas yang padat.
  • Rasa takut akan mengalami kecelakaan.
  • Takut menjadi korban kejahatan.
  • Masalah dengan tetangga.
  • Kehamilan dan menjadi orang tua.
  • Kebisingan yang berlebihan.
  • Kepadatan penduduk.
  • Menunggu sebuah hasil yang penting.

Beberapa orang mengalami stres yang terus berlanjut setelah mengalami sebuah peristiwa traumatis, seperti sebuah kecelakaan atau menjadi korban dari pelecehan seksual, dokter biasanya akan mendiagnosis ini sebagai PSTD, mereka yang memiliki pekerjaan yang penuh dengan tekanan, seperti militer, akan memiliki sesi tanya jawab setelah mengalami suatu insiden besar dan layanan kesehatan yang terlibat akan terus memonitoring yang bersangkutan dalam hal PSTD yang kemungkinan dialami.

Referensi

Pengertian | Gejala | Penyebab | Diagnosis | Pengobatan