Sejarah Pernapasan Buteyko

Teknik Pernapasan Buteyko

  1. Pengertian
  2. Sejarah
  3. Manfaat
  4. Cara
pernapasan buteyko

Pada awalnya pernapasan Buteyko ini dikembangkan oleh Dr. Konstantin Pavlovich Buteyko pada tahun 1952 di Ukraina, metode Buteyko dirancang untuk dapat meningkatkan pola pernapasan fungsional.

Sementara bernapasan pada umumnya merupakan suatu kegiatan otomatis yang tidak di sengaja, sehingga pernapasan dapat berubah dengan sendirinya saat tekanan yang berlebihan, pilihan gaya hidup dan juga faktor lingkungan menghinggapi kita.

Pernapasan fungsional melibatkan bernafas masuk dan keluar melalui hidung, nafas yang ringan, teratur, tanpa perlu usaha dan dengan penggunaan utama diafragma untuk bernafas.

Di lain sisi, pernapasan yang buruk pada umumnya bernafas dengan dada bagian atas, seringkali juga dilakukan dengan mulut, gejala-gejala yang paling sering ditemukan pada orang-orang dengan pola pernapasan yang buruk adalah tidak mampu bernafas dengan memuaskan, sesak nafas yang tidak proporsional pada waktu istirahat atau aktivitas fisik, sering menguap atau mendesah (sigh) dan perasaan seperti tidak pernah mendapat cukup oksigen.

Metode Buteyko melibatkan latihan untuk beralih ke pernapasan hidung dengan latihan-latihan untuk mengembalikan pola pernapasan yang fungsional, kemajuan pada Buteyko di tentukan pada tes penahan nafas khusus yang di sebut dengan Control Pause (jeda kontrol).

Penerapan metode Buteyko ini sangat gamblang dan para murid biasanya langsung dapat merasakan kemajuan pada pernapasan dan kesehatan mereka dalam beberapa hari, diantaranya adalah :

  • Pernapasan menjadi lebih mudah.
  • Tidur yang lebih nyenyak.
  • Lebih banyak energi.
  • Berkurangnya asma.
  • Melancarkan hidung tersumbat.
  • Meningkatnya perasaan tenang.

Latihan-latihannya sangat sederhana dan bisa diajarkan pada semua orang dewasa tanpa memandang usia atau kondisi kesehatan dan semua anak yang berusia diatas 5 tahun.

Referensi

Pengertian | Sejarah | Manfaat | Cara